Home Daftar Artikel
Artikel
Aksi Sekolah Bersih Narkotika (Tes Urin) PDF Print E-mail
Written by Choirul   
Friday, 29 August 2014 16:52

Tes Urin

Rabu, 27 Agustus 2014. SMAN 1 Probolinggo mengadakan kegiatan tes urin di kalangan warga sekolah, kegiatan ini berkaitan dengan program “Aksi Sekolah Bersih Narkotika”.  Seperti yang kita ketahui, bahwa pengguna narkotika dan barang sejenis dapat dideteksi melalui serangkaian tes termasuk tes urin. Zat-zat yang akan dilihat dalam tes urin kali ini adalah kandungan amfetamin, metafetamin, ataupun THC.

Dalam kegiatan ini, pihak sekolah bekerja sama dengan PMI Kota Probolinggo. Mula-mula, sekolah memilih 30 warga SMAN 1 Probolinggo yang terdiri dari perwakilan siswa, guru, dan karyawan. Pemilihan ini dilakukan secara acak dengan dibantu oleh satgas (satuan petugas) anti narkotika SMAN 1 Probolinggo. Dari hasil tes yang didapat, seluruh urin warga SMAN 1 Probolinggo tidak mengandung (negatif) zat-zat amfetamin, metafetamin, ataupun THC. Terkecuali salah seorang siswa yang mengaku sedang sakit hingga mengonsumsi obat yang disarankan oleh dokter.

 

Dengan adanya kegiatan tes urin ini, pihak SMAN 1 Probolinggo dapat mendeteksi penggunaan narkotika sejak dini dikalangan remaja hingga pemakaiannya bisa diminimalisir dan tidak menjadikan seorang remaja menjadi pecandu. Mencegah sekaligus memutus rantai penggunaan narkotika dikalangan remaja.

Last Updated on Monday, 01 September 2014 08:48
 
Aksi Sekolah Bersih Narkotika (Kegiatan Razia) PDF Print E-mail
Written by Choirul   
Friday, 29 August 2014 14:10

Razia P4GN Pada Siswa SMAN 1 Probolinggo

 

Memasuki tahun 2014, peredaran narkotika di Indonesia semakin meningkat. Provinsi Jawa Timur pun termasuk dalam wilayah pengedar tertinggi di Indonesia. Sebagai wujud pemberantasan narkotika pada kalangan remaja Indonesia saat ini, SMAN 1 Probolinggo mengadakan sidak (inspeksi mendadak) pada hari Jumat pagi, 22 Agustus 2014. Sidak ini bertempat di halaman depan SMAN 1 Probolinggo. Yang menjadi sasaran kegiatan kali ini adalah seluruh siswa-siswi SMAN 1 Probolinggo.

Seluruh siswa dihalau untuk memasuki sekolah melalu gerbang timur. Di gerbang timur inilah kegiatan dilakukan, satu persatu siswa dilakukan penggeledahan meliputi tas, barang bawaan, saku, dan jok sepeda motor (bagi yang membawa motor). Dari hasil sidak yang didapat, petugas tidak menemukan satupun siswa yang membawa narkotika atau barang mencurigakan yang sejenis.

Diharapkan dengan adanya razia P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) ini, hal-hal negatif berbau narkotika di kalangan remaja khususnya di SMAN 1 Probolinggo dapat ditekan keberadaannya. Razia P4GN dan kegiatan yang berhubungan dengan gerakan bersih narkotika lainnya pun diharapkan akan terus dilaksanakan secara berkala hingga menjadikan SMAN 1 Probolinggo benar-benar menjadi sekolah yang bersih dari narkotika.

 

Last Updated on Monday, 01 September 2014 09:03
 
Aksi Sekolah Bersih Narkotika (Kegiatan Dialog) PDF Print E-mail
Written by Choirul   
Friday, 29 August 2014 13:54

Dialog interaktif P4GN

 

Acara yang tidak kalah penting dalam usaha mewujudkan SMAN 1 Probolinggo sebagai sekolah bersih narkotika adalah dialog interaktif P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) yang diadakan pada hari Jumat, 22 Agustus 2014 pukul 7.00 di laboratorium IPS SMAN 1 Probolinggo. Dalam kegiatan ini yang bertindak sebagai pembicara adalah pihak dari polres kota Probolinggo AKP Drs. M.L. Tadu. Acara ini diikuti oleh seluruh tim satgas Aksi Sekolah Bersih Narkotika dan beberapa perwakilan kelas.

Kegiatan dialog interaktif kali ini membahas mengenai pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dikalangan remaja. Hal ini bertujuan agar remaja Indonesia terutama pelajar SMAN 1 terhindar dan tahu cara menyikapi peredaran narkotika.

Dalam dialog interaktif ini kami ditekankan untuk lebih memahami jenis-jenis narkotika, cara pemakaian narkotika, ciri-ciri pemakai narkotika, bahaya narkotika serta cara menghindari dari ajakan pemakai narkotika. Kami juga ditunjukkan video yang menampilkan bagaimana narkotika didistribusikan/disalurkan kepada para pengguna. Video ini menampilkan bayi dimana di dalam tubuhnya berisi ganja / narkotika. Dan kami juga diberitahu cara lain selain cara tersebut yaitu dengan dimasukkan ke kemaluan yang biasanya dilakukan oleh pemakai narkotika.

Di akhir acara, narasumber mempersilakan kami untuk bertanya tentang narkotika. Salah satu teman kami yaitu Rafi Zainury perwakilan dari XII IPA A bertanya bagaimana jika ada seseorang yang dijebak membawa narkotika saat ada pemeriksaan. Narasumber acara tersebut menjawab pertanyaan dengan mengatakan bahwa setelah adanya pemeriksaan, akan ada tindakan lanjut dari kepolisian sehingga polisi tidak akan salah dalam mengambil keputusan untuk menghukum orang tersebut atau tidak.

Last Updated on Monday, 01 September 2014 08:54
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>

Page 2 of 9